asia

Dikenal Sebagai Sosok Kontroversial, Gubernur Shizuoka Jepang Heita Kawakatsu Minta Maaf Lagi

Dikenal Sebagai Sosok Kontroversial, Gubernur Shizuoka Jepang Heita Kawakatsu Minta Maaf Lagi

Heita Kawakatsu (73), Gubernur Shizuoka Jepang yang kontroversial kembali meminta maaf atas ucapannya terkait wanita yang dianggap masyarakat dapat mendiskriminasi kaum wanita. "Saya minta maaf karena membuat pernyataan yang dapat dianggap sebagai penghinaan perempuan selama periode pemilihan Gubernur pada tanggal 6 Juni 2021, dan menarik kembali ucapan saya itu," demikian ucapan permintaan maaf yang disampaikan Heita Kawakatsu, Kamis (2/12/2021). "Saya tidak berbicara bahasa Jepang. Saya tidak dapat mengambil arti (dari ucapan itu)," kata Heita Kawakatsu. Seorang profesional strategi branding, wanita mantan anggota parlemen (DPR) Jepang selama 15 tahun, Kumiko Suzuka (61) mengkritik Kawakatsu, Jumat (3/12/2021) siang. "Orang kalau sudah naik ke…
Read More
Pertama Kali di Jepang, Pemimpin Gangster Yakuza Dijatuhi Hukuman Mati

Pertama Kali di Jepang, Pemimpin Gangster Yakuza Dijatuhi Hukuman Mati

Satoru Nomura (74), presiden tertinggi Kudo kai (Kota Kitakyushu) dan Fumio Taue (65), ketua nomor dua Kudokai menjalani sidang keputusan di Pengadilan Distrik Fukuoka, Selasa (24/8/2021) hari ini. Satoru Nomura divonis hukuman mati, sementara Fumio Taue dihukum penjara seumur hidup. Satoru Nomura dan Fumio Taue dibawa ke persidangan dengan tuduhan pembunuhan dalam empat kasus serangan sipil. "Kedua tersangka terbukti berkomplot untuk melakukan tindak pidana pembunuhan," papar Hakim Tsutomu Adachi membacakan fakta fakta temuan dengan lantang saat pembukaan persidangan di Pengadilan Distrik Fukuoka. "Nomura dijatuhi hukuman mati, dan Taue dijatuhi hukuman penjara seumur hidup serta denda 20 juta yen," ungkap Kepala…
Read More
Masih Terus Digempur, Korban Tewas Akibat Serangan Israel di Gaza Bertambah Jadi 103 Orang

Masih Terus Digempur, Korban Tewas Akibat Serangan Israel di Gaza Bertambah Jadi 103 Orang

—Serangan Israel yang sedang berlangsung di Gaza telah menewaskan total 103 orang. Demikian Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis (13/5/2021) waktu setempat seperti dilansir Anadolu Agency, Jumat (14/5/2021). Korban jiwa termasuk 27 anak anak dan 11 wanita. Sementara total 580 orang terluka hingga saat ini, kata pernyataan kementerian. Ketegangan telah berjalan tinggi sejak pengadilan Israel pekan lalu memerintahkan penggusuran keluarga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur. Israel menduduki Yerusalem Timur selama perang Arab Israel 1967 dan mencaplok seluruh kota pada tahun 1980, dalam langkah yang belum pernah diakui oleh komunitas internasional. Jet tempur Israel terus…
Read More